![]() |
| Unsplash.com |
Sikap musyawarah merupakan bentuk penghargaan terhadap orang lain, karena pendapat-pendapat yang disampaikan menjadi pertimbangan bersama.
Allah SWT berfirman: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS. Ali Imran:159).
Pada ayat lain Allah SWT juga berfirman: “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Asy-Syura:38).
Berdasarkan ayat-ayat di atas, sudah jelas bahwa musyawarah adalah prinsip yang ideal dalam pengambilan keputusan yang islami. Pengambilan keputusan dengan musyawarah akan menciptakan keikhlasan dan keberkahan, menjaga persaudaraan, dan juga bisa melahirkan ide-ide baru.
Selain itu, proses musyawarah harus melibatkan seluruh elemen yang terkait dengan dunia pendidikan, seperti guru, murid, orang tua dan masyarakat, agar setiap keputusan yang diambil dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik.

0 Komentar