Dalil-dalil Al Qur'an dan Al Hadits yang memuat Ilmu Komunikasi


Salah satu kunci sukses lembaga pendidikan Islam adalah keberhasilan di bidang komunikasi dan humas. Dalam Al Qur’an dan Hadits, ada beberapa kaidah dan etika berkomunikasi yang bisa kita jadikan panduan untuk menjalani komunikasi dengan baik dan efektif. Berikut beberapa dalilnya:

1. Berkata jujur
“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah dibelakang mereka, yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraannya)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar (qawlan sadiida).” QS. An Nisa:9

“Katakanlah yang benar meskipun itu pahit (berat untuk dikatakan).” (HR. Ibnu Hibban, no. 2041).

2. Mengucapkan perkataan yang baik
“Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya] dan ucapkanlah perkataan yang baik (qawlan ma’rufa).” QS. Al Ahzab:32

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

3. Berbicara dengan perkataan yang jelas, mudah dimengerti, dan tepat sasaran
“Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang membekas pada jiwa mereka (qawlan baligha)”. QS. An Nisa:63

4. Berkata dengan ucapan yang pantas
“Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas (qawlan maysura).”. QS. Al Isra:28

5. Tidak meninggikan suara, berbicara dengan lembut
“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut (qawlan layyinan), mudah-mudahan ia ingat atau takut". QS. Thaha:44

6. Tidak memaksakan pendapat dan meninggalkan perdebatan
"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh." QS. Al A'raf:199 
Tafsir Al Muyassar: Terimalah (wahai rasul kamu juga umatmu), apa yang berlebihan dari perilaku manusia dan tindak-tanduk mereka, dan janganlah kamu menuntut dari mereka hal-hal yang memberatkan mereka agar mereka tidak menjauh. Dan perintahlah (orang) untuk bertutur kata yang baik dan perbuatan yang indah, dan berpalinglah dari setiap penentangan orang-orang yang bodoh dan duduk-duduk bersama orang-orang dungu.

“Aku adalah pemimpin pada sebuah tempat di surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia benar” (HR.Abu Daud).

7. Perkataan yang juga sesuai dengan perbuatan
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” QS. As-Shaff:2-3

Posting Komentar

0 Komentar